Papua, Jayapura – Upaya Pemerintah Provinsi Papua dalam mewujudkan swasembada pangan terus menunjukkan langkah nyata. Hal tersebut ditandai dengan Penanaman Perdana Jagung yang dilakukan oleh Gubernur Papua yang diwakili oleh Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, sebagai simbol dimulainya gerakan pertanian jagung terpadu di berbagai wilayah Papua.
Saat pemerintah provinsi bergerak cepat menyiapkan dan membuka lahan pertanian guna mendukung ketahanan dan kemandirian pangan, masyarakat Papua di sejumlah wilayah melihat program ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan hidup mereka.
Seperti yang terlihat di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, masyarakat setempat bersama salah satu organisasi kemasyarakatan telah membentuk kelompok tani sebagai wadah perjuangan dan kerja bersama para petani. Terbentuknya kelompok ini menjadi bukti bahwa semangat bertani masih hidup dan siap bangkit, sejalan dengan visi besar Presiden Republik Indonesia yang kemudian ditindaklanjuti melalui visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua.
Salah satu warga, Daud, yang ditemui di lokasi penanaman jagung, mengungkapkan rasa terima kasih dan harapannya terhadap program tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas program ini. Ini menjadi motivasi besar bagi kami para petani, dan juga mendorong petani lain untuk meningkatkan hasil panen. Namun ke depan, kami juga berharap adanya dukungan alat dan fasilitas panen agar hasil pertanian bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Selain masalah alat, warga juga menyampaikan keluhan terkait pemasaran hasil panen. Menurut mereka, keinginan pertanian tidak hanya bergantung pada proses tanam, tetapi juga pada kepastian pasar agar hasil jerih payah petani dapat terserap dengan baik.
Warga lainnya, Jumadi, menyoroti pentingnya membangkitkan kembali minat generasi muda untuk bertani dan mengelola lahan yang selama ini terbengkalai.
“Kami berharap pemerintah bisa kembali memotivasi petani-petani muda. Banyak lahan yang sekarang tertidur, sementara anak-anak muda justru memilih bekerja di luar daerah. Padahal, lahan-lahan ini sangat potensial untuk meningkatkan kesejahteraan jika dikelola dengan baik,” tuturnya.
Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya hadir di awal program, tetapi juga memberikan dukungan berkelanjutan, mulai dari pembukaan dan pembenahan lahan, penyediaan sarana produksi, hingga pemasaran hasil panen.
Antusiasme warga terhadap program ini terlihat jelas dari banyaknya saran dan masukan yang disampaikan. Salah satu permasalahan utama yang dikeluhkan adalah kondisi lahan yang sering tergenang udara saat musim hujan, sehingga warga meminta adanya perbaikan tata lahan dan pembangunan sistem irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian.
Menangapi hal tersebut, Tim Percepatan Program, Emilianus Tikuk, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjawab setiap aspirasi masyarakat.
“Apa yang menjadi keluhan dan masukan dari warga akan kami penuhi. Bersama tim, baik dari Dinas Pertanian, organisasi yang terlibat, serta Bapak Gubernur, kami akan terus memantau dan mengawasi perkembangan program ini,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada masyarakat yang telah kembali menekuni dunia pertanian.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat yang sudah kembali bertani, atau dalam istilahnya ‘kembali ke lahan’. Ini adalah semangat dan motivasi yang luar biasa. Ketika masyarakat dengan kesadaran sendiri ingin meningkatkan perekonomian dan kesejahteraannya melalui pertanian, maka itu wajib kita dukung,” tambahnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, pertanian jagung diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian rakyat Papua. Dengan semangat kebersamaan, program ini tidak hanya menjadi simbol penanaman jagung, tetapi juga penanaman harapan menuju kesejahteraan masyarakat Papua yang mandiri dan berkelanjutan.
“Bersama Pemerintah Papua, masyarakat meningkatkan perekonomian melalui pertanian jagung berkelanjutan.”





More Stories
Taruna Akpol Bhayangkara Taruna Ofel Kafiar Ikut Donor Darah Peringati HUT ke-80 Intelkam Polri
Pengurus Rumah Ibadah di Jayapura Apresiasi Ditintelkam Polda Papua
Ungkapan Hati Mama Papua Saat Kunjungan Kasih Ditintelkam Polda Papua