September 22, 2026

Radar Papua

Berita terkini yang terjadi di Papua dan sekitarnya

Petani Keerom Naik Kelas, Hasil Panen Dibayar Melalui Cek

Keerom — Senyum dan kebanggaan terpancar dari para petani jagung di Kabupaten Keerom. Hasil kerja keras mereka di lahan kini mendapat apresiasi melalui pembayaran menggunakan cek yang diterima masing-masing petani.

Sekjen Koperasi Bina Mandiri Papua Cerah (BMPC), Laurens Tukan, mengatakan, pembayaran tersebut menjadi bagian dari proses membangun tata kelola pertanian yang lebih tertib, transparan dan profesional.

“Ini bukan hanya soal pembayaran hasil panen. Yang ingin kita bangun adalah perubahan pola pikir petani, bahwa pertanian dapat dikelola sebagai usaha yang memiliki sistem, administrasi dan nilai ekonomi. Para petani harus semakin percaya diri mengikuti perkembangan zaman,” ujar Laurens Tukan.

Menurutnya, proses pendampingan yang dilakukan Koperasi BMPC diarahkan agar petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memahami bagaimana hasil pertanian dikelola secara baik dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi keluarga maupun masyarakat.

Para petani pun menyampaikan terima kasih kepada Koperasi BMPC atas edukasi, arahan dan pendampingan yang selama ini diberikan.

Pembayaran melalui cek menjadi salah satu pengalaman penting bagi petani Keerom dalam memasuki ekosistem ekonomi yang lebih modern dan profesional.

Hal ini menunjukkan bahwa petani Keerom mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman—dari mengelola lahan, menghasilkan komoditas, hingga memahami sistem pembayaran dan pengelolaan usaha.

Dari ladang jagung Keerom, bukan hanya panen yang dihasilkan. Tetapi juga tumbuh petani yang semakin mandiri, modern dan siap menjadi bagian dari kekuatan ekonomi Papua.

Koperasi BMPC hadir untuk membangun proses tersebut secara bertahap. Edukasi dan pendampingan diberikan agar petani memiliki pemahaman yang lebih luas tentang dunia usaha, sehingga mereka tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga mampu menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.

Ketika satu per satu petani menerima cek pembayaran, ada pesan yang jauh lebih besar dari sekadar nilai yang tertera di atas kertas.

Ada perubahan pola pikir, Dari sekadar berpikir “bagaimana menanam”, menjadi “bagaimana mengelola usaha.”