JAYAPURA RP,- Moment hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah benar-benar dimanfaatkan oleh Keluarga besar Sekretariat DPR Papua dan sejumlah anggota DPR Papua. Dimana, pada perayaan Idul Adha tersebut sebanyak  empat ekor Sapi disembelih dan di bagikan kepada seluruh staf dan pegawai DPRP, termasuk Cleaning Service,  Security, Satpol PP juga para wartawan.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua, DR. Juliana J. Waromi, SE. M. Si mengatakan,pembagian daging qurban kepada seluruh staf DPR Papua maupun yang lainnya yang bukanlah hal yang baru tetapi merupakan kebersamaan dalam keluarga besar DPR Papua.  Dan tiap tahun di hari Raya Idul Adha.

”Kami juga memberikan hewan kurban untuk dibagikan  secara merata kepada seluruh staf dan pegawai kami yang ada disini,  tanpa membeda-bedakan. Baik muslim maupun non muslim, semua sama dan mereka semua harus dapat bagian,” kata Sekwan Juliana Waromi didampingi salah satu anggota DPR Papua,  Drs. Mustakim HR, usai pembagian hewan qurban di halaman belakang Gedung II Kantor DPR Papua, Sabtu (01/8), pagi.

Selaku pimpinan, dirinya selalu memberi suport, sebab menurutnya kegiatan ini sangat penting apalagi ini merupakan bagian dari ibadah juga serta untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Jadi niat untuk ikut berqurban ini dari jauh-jauh hari sebelumnya para staf sudah persiapkan secara matang dengan cara bersama-sama atau patungan mengumpulkan dananya, setelah terkumpul dan yakin sudah bisa dipakai  anggarannya untuk membeli hewan qurban, maka di hari Raya kurban tahun ini sejumlah staf kami ikut berqurban,” jelasnya.

Begitupun dengan sejumlah anggota dewan yang muslim, melakukan hal yang sama. Mereka juga secara bersama-sama patungan untuk ikut berqurban.

“Momen seperti ini sudah sering kami lakukan dan di DPR bukan kali ini saja tapi sudah sering karena ini merupakan ibadah dari kita masing-masing. Dan saya senang sekali karena bisa hadir dan bisa melihat langsung prosesi penyembelihan hewan kurban untuk berbagi kasih dengan sesama di moment seperti ini,”ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa dana yang digunakan untuk membeli hewan kurban itu, bukan dari dana DPA dewan akan tetapi dari hasil swadaya yang dikumpukan oleh para staf dan anggota dewan dari jauh-jauh hari sebelumnya.

“Jangan dilihat karena ini khusus untuk Idul Adha, jadi yang muslim saja yang diperhatikan. Tidak seperti itu, sebab kita dari dulu rasa kebersamaan ini sudah dibangun sejak dulu. Kita saling mendoakan satu sama lain dan hal ini sudah biasa kami lakukan tiap tahun dalam lembaga ini,”ujarnya. (Redaksi)