JAYAPURA RP,- Diduga tidak lolos tes CPNS seorang pemuda menyerang anggota polisi yang sedang berada di pos penjagaan. Kejadian itu terjadi di Kabupaten Yalimo, Papua, Kamis (30/7).

Atas insiden tersebut, seorang anggota polisi (GY) kritis akibat terkena panah dibagian dada. Sementara dua anggota lainnya mengalami luka di bagian lutut.

“Angoota kita mengalami luka dan satu kritis, akibat terkena panah di dada sebelah kiri dan akan di evakuasi ke Jayapura,” kata Kapolda Papua Ijen Pol Paulus Waterpauw, di Jayapura, Jumat (31/7).

Kejadian itu jelas Kapolda, berawal ketika sekolompok orang mendatangi tempat pengumuman hasil CPNS, tiba-tiba pelaku keluar dan menyerang anggota polisi. “jadi duggaanya karena kekecawaan dengan hasil pengumuman CPNS,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pelaku penyerangan berhasil di lumpuhkan namun pada akhirnya  nyawanya tidak tertolong. “pelaku sekarang ini menjadi korban,” singkat Kapolda.

Kapolda Waterpauw sangat menyangkan insiden penyerangan secara tiba-tiba dan pelaku menjadi korban sehingga menurutnya perlu ada perhatian semua pihak, sehingga anak-anak muda Papua bisa diberika suatu pemahaman bahwa tidak semua harus bekerjad jadi PNS, Kepolisian, maupun instansi pemerintah yang lain tetapi bolehlah belajar untuk sekarang mengisi waktu dengan memanfaakan sumber daya alam, dan keahilan serta kemampuan yang dimiliki.

“Saya himbau kepada anak-anak muda Papua ada banyak ruang untuk itu tapi tolong jangan berpikir jadi PNS tapi manfaatkan keahlian kalian dan juga sumber daya alam yang ada,” katanya. (Redaksi)