JAYAPURA,-Ketua Forum Pembangunan Kebangsaan Provinsi Papua, Malaikat Alfius Tabuni menilai adanya wacana maupun aksi untuk menolak  Otonomi Khusus Jilid II  Provinsi Papua, tidaklah  tepat, sebab otosus adalah harga diri orang Papua.

Selain itu aksi penolakan tersebut tidaklah mewakili seluruh rakyat Papua, sebab  diduga aksi tersebut telah ditunggangi oleh pihak pihak yang ingin merusak keutuhan masyarakat ditanah Papua.

“Otsus itu berbicara keberpihakan orang papua, memperdayakan masyarakat pribumi, trus yang minta tolak itu dari mana, pandangan otsus gagal itu harus seperti apa, harusnya mereka yang menolak otsus jilid II itu jelaskan gagalnya otsus bagi orang papua seperti apa,’’  tandas Tabuni kepada wartawan di Jayapura,  Kamis (23/7).

Tabuni mengatakan,  seharusnya pihak pihak yang menolak Otsus Jilid II ini duduk Bersama sama agar bisa memberi masukan menurut pikiran dan kepentingan orang banyak yang ada di Papua.

‘’kami minta kepada semua orang yang menurut pikiran dan pandangan yang menolak otsus, mari duduk Bersama untuk kepentingan Bersama orang Papua yang ada di 29 kabupaten/kota,’’ujarnya.

Ketua FPK Papua ini juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Tanah Papua agar mendukung Otsus Jilid II karena itu merupakan pengorbanan dan  jati diri Orang Papua.

‘’kami sebagai Ketua FPK Papua mendukung penuh Otsus Jilid II demi kepentingan orang banyak, karena Otsus yang diberikan Pemerintah Pusat itu untuk mensejahterakan masyarakat di papua sesuai visi misi Gubernur Papua yaitu, Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera,’’ pungkasnya.

Oleh karena itu dirinya berharap jika nantinya Otsus jilid II diberikan, harus di atur kembali regulasinya  oleh pemerintah, sehingga dapat  memihak kepada Masyarakat asli Papua.

“perubahan regulasi silahkan, namun kami tetap mendukung otsus jilid II tapi harus dievaluasi,’’ pungkasnya.(Redaksi)