MERAUKE RP,-YR (51) seoraNg Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Merauke, Papua, terancam hukuman dua tahun penjara karena melakukan penganiayaan terhadap seorang kasir toko.

Kapolres Merauke AKBP Ary Purwanto saat dihubungi melalui telepon pada Senin (15/6/2020), menyampaikan bila YR ditahan karena melakukan penganiayaan karena todak terima coklat yang akan dibelinya lembek.

Dijelaskan, IR oknum ASN  yang tidak suka kondisi tersebut, kemudian  melempar coklat itu ke wajah AR (25 tahub) yang  saat itu tengah bertugas sebagai kasir, yang merupakan seorang wanita.

“Buntut dari kekesalannya, pelaku melempar coklat silver queen ke bagian wajah kasir perempuan tersebut sehingga menyebabkan luka di hidung atas dan kantung mata sebelah kanan,” ujarnya.

Akibat dari perbuatan sang oknum ASN  tersebut,  sang kasir wanita  AR mrngalami luka memar di hidung atas dan kantung mata sebelah kanan, AR yang tidak terima perlakuan tersebut, kemudian melaporkan YR ke Polres Merauke.

Tindakan penganiyaan yang dilakukan YR terhadap AR terekam cctv yang ada di toko tersebut.Petugas Polres Merauke kemudian menangkap YR di kediamannya dan kini ia tengah ditahan.

“Tersangka kooperatif, tidak mungkin dia menyangkal karena ada di cctv,” kata Ary.
Akibat perbuatan tersebut, pelaku terancam dikenakan pasal 351 ayat 1 KHUP tentang penganiayaan ringan dengan penjara 2 tahun 8 bulan. (redaksi)