November 28, 2021

Kesadaran Pemerintah dan Masyarakat Pegubin Lawan Aksi Separatisme

RadarPapua,RP – Aksi-aksi yang dilakukan oleh kelompok separatis selalu menjadi ancaman bagi masyarakat Papua. Sebab eksistensi kelompok tersebut tidak jarang selalu memakan korban jiwa dan menimbulkan permasalahan yang berkepanjangan.

Salah satu contohnya adalah aksi penyerangan terhadap tenaga medis di Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Bermodalkan tuduhan yang tidak benar, kelompok separatis dengan keji melakukan pelecehan seksual bahkan penyiksaan yang berujung kematian terhadap salah seorang tenaga medis.

Rupanya gangguan keamanan yang dilakukan kelompok separatis di wilayah Distrik Kiwirok pada pertengahan bulan September lalu, terus berdampak panjang hingga sekarang. Kelompok separatis yang berupaya menduduki kampung-kampung telah membuat kegaduhan, masyarakat mengaku sangat khawatir atas situasi terebut.

Pemerintah Daerah mengakui bahwa setidaknya terdapat empat distrik yang terdampak aksi separatisme, diantaranya adalah Kiwirok, Okyob, Oklib, dan Okhika. Melalui Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Pemerintah telah berusaha mengakomodasi kebutuhan pokok warga terdampak.

“Pemerintah bersama TNI dan Polri berusaha untuk mendorong bahan makanan dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga yang terdampak, terutama Distrik Kiwirok dan Okhika serta distrik lain yang bersebelahan,”

Aksi separatisme yang terjadi di wilayah Pegunungan Bintang cukup mengganggu situasi keamanan jelang hari raya Natal pada bulan desember yang akan datang, sebab masyarakat mulai dari orang tua hingga anak-anak mengaku merasa ketakutan atas peristiwa yang terjadi.

“Memang secara langsung masyarakat menjadi korban, semua merasa ketakutan karena aksi-aksi separatisme. Namun pemerintah bersama TNI dan Polri berupaya agar situasi dapat segera kembali normal, sehingga perayaan natal nantinya bisa dilakukan dengan nyaman di distrik masing-masing,”

Sementara salah seorang tokoh masyarakat Kiwirok, Janus Kalakmabin dalam keterangannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian pemerintah daerah yang terus mendistribusikan bantuan. Janus menambahkan jika situasi di Distrik Kiwirok juga berangsur mulai kondusif.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli lewat pemberian bahan-bahan pokok ini, setelah ini akan kami bagikan kepada masyarakat sehingga tidak lagi khawatir. Terkhusus di Distrik Kiwirok Timur, saya sampaikan situasi mulai kondusif,”

Janus bahkan mengaku sedang mengupayakan pendistribusian barang bantuan ke Distrik Okyob, namun dirinya menyampaikan jika hal tersebut masih terkendala dengan akses penerbangan yang terbatas.

“Distrik Okyob yang dihuni sembilan kampung, kami juga masih berkoordinasi untuk bisa mendorong bantuan. Namun sampai saat ini masih terkendala penerbangan,” ungkapnya.