SERUI RP,-Pemerintah Indonesa saat ini tengah menghimbau warga agar menggunakan masker keluar rumah, untuk mencegah penyebaran covid-19, dan untuk membantu warganya, seorang RT di Serui, Papua secara sukarela menjahit masker bagi wargnya secara gratis.

Adapun Sosok insipirasi  tersebut,  Adalah Edy Ayomi, Ketua  RT 04/RW 03 Kelurahan Serui Kota, Distrik Yapen Selatan,  Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Ayomi  secara sukarela menjahit masker untuk warganya dan dibagikan secara gratis.

Peralatan jahit yang digunakan Ayomi terbilang sederhana, ia mengunakan mesin jahit peningalan keluarga yang sudah termakan usia, dengan mesin jahit tua tersebut, sang ketua RT telah menjahit ratusan masker dan dibagikan kepada warganya.

Ayomi dengan penuh ketulusan hati menjahit masker bagi warganya, untuk membantu warganya terhindar serta mencegah penyebaran Covid-19 ,meskipun saat ini Kabupaten Serui belum ditemukan kasus positif Covid-19.

Ditemui disela-sela kesibukannya menjahit masker, Edy Ayomi mengaku,  aksinya  menjahit masker secara gratis bagi warganya adalah insiatif dirinya sendiri, dengan memanfatkan bakat menjahitnya,  meskipun harus menguras isi  kantongnya sendiri.

Menurut Ayomi apa yang ia lakukan adalah  bentuk kepedulian kepada masyarakatnya, dengan memanfaatkan bakat menjahitnya, meskipun saat ini mesin jahitnya telah termakan usia.

“ada mesin jahit di rumah yang sudah mulai rusak,  saat saya tes ternyata masih bisa di gunakan, ya saya langsung terpanggil dari hati membuat masker ini untuk di bagikan secara gratis,” ujarnya

Hingga saat ini, Ayomi telah menjahit 100 masker dan telah dibagikan kepada warganya, tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah, Ayomi menggunakan uang pribadinya untuk membeli bahan-bahan untuk menjahit masker, seperti kain maupun lainnya.

Untuk pembiayaanya sendiri, ia ungkapkan, semua bahan yang di gunakan murni dari biaya sendiri dan dalam mengerjakan jahitan masker selama empat hari berjalan ini, telah membuat sebanyak 100 masker lebih.

“sudah tiga meter kain yg di gunakan, satu meter bisa dapat 40 sampai 50 masker, kemarin kami sudah distribusikan 100 masker di gereja sarawandori,” ungka Ayomi

Sembari menjahit, ia mengaku kalau niat tulusnya ini juga mendapatkan dukungan dari pihak keluarga, selain itu kesibukannya menjahit tidak mengangu aktivitasnya sehar-har, sebagai seorang pekerja suwasta.

“sekarang ada mau buat lagi, pekerjaan menjahit ini juga tidak mengganggu aktivitas keseharian, dan ini sangat di dukung  oleh  keluarga,” tukasnya

Ia berhap, Pemerintah setempat dapat memperhatikan dan membantu dirinya dalam menjahit masker, yakni dengan membantu bahan kain, ” saya harap pemerintah bisa bantu kain untuk jahit masker,” harapnya

Sebagai  pemimpin dilingkunganya , Edy Ayomi erpesan kepada warga masyarakatnya agar, dalam situasi pandemi Covid-19 ini , khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen, dapat mengikuti semua himbauan Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid 19 untuk tidak masuk di Yapen.

Apa yang dilakukan oleh Ketua RT, Edy Ayomi, kiranya mengispirasi kita semua selaku pemimpin dilingkungan masing-masing untuk mau berkorban demi kepentingan orang banyak tanpa berfikir imbalan jasa.(eb)