July 29, 2021

Pemuda Saireri Minta Semua Pihak Dukung PON XX Papua

Jayapura, Papua – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Saireri, sebagai organ induk pemuda dan mahasiswa wilayah adat Saireri, menyatakan sikap mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

“Kami sebagai elemen pemuda yang berasal dari Saireri merasa perlu proaktif, untuk berkontribusi dan memberikan aspirasi kepada pemerintah Papua, untuk pelaksanaan PON XX Papua 2021,” ungkap Ketua Umum DPP Pemuda Saireri Gifli Buine di Jayapura, Rabu (21/7/2021).

Pihaknya dalam poin pertama pernyataan sikap tersebut menegaskan, pelaksanaan PON Papua harus sukses dan tak boleh ada penolakan dari pihak manapun.

“Mewakili tokoh pemuda di Papua, kami mengimbau untuk semua komponen masyarakat di Papua, agar mendukung PON Papua, sehingga pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar. Jika masih ada penolakan dari cluster yang ada, KONI dan Mempora perlu turun tangan. Dan mengenai transparansi anggaran harus ada keterbukaan,” kata Gifli Buinei membacakan poin kedua dari pernyataan sikap tersebut.

Pemuda Saireri berpendapat bahwa PON merupakan ajang unjuk prestasi bagi anak-anak generasi muda Papua, karena itu perlu dukungan penuh dari semua pihak, termasuk pemuda.

“Kita sudah diberikan kepercayaan penuh oleh pemerintah pusat, untuk menyelenggarakannya, sepatutnya semua pihak ikut mendukung, bukan sebaliknya,” katanya lagi.

Pemuda Saireri juga mengharapkan, Papua sebagai tuan rumah dapat menunjukkan yang terbaik dalam perhelatan PON nanti.

“Jadi bukan hanya sukses sebagai penyelenggara tetapi juga sukses raih prestasi demi menjaga nama baik Tanah Papua. Jika ada pihak yang sependapat atau mencoba menggagalkan pelaksanaan PON, berarti oknum tersebut tidak paham kemajuan,” kata Gifli.

Di tengah isu keamanan Papua, ia juga meminta agar PB PON dapat menjamin pelaksanaan PON. PB PON bersama TNI/Polri diminta lebih optimal menyiapkan langkah teknis pengamanan hingga pesta olahraga nasional empat tahunan itu berlangsung sukses.

Sebagai usulan, mereka juga minta Pemprov Papua, untuk segera menutup jalur masuk ke Papua, baik melalui udara maupun melalui jalur laut. Hal ini disampaikan dengan maksud, agar pelaksanaan PON tak terganggu situasi Covid-19 saat ini.