JAYAPURA RP,-Ditreskrimum  Polda Papua  saat ini tengah  menyelidki, kasys keerasan  terhadap  Kesya remaja wanita berusia  14 tahun oleh sekelompok remaja , yang saat ini viral di media sosial, Rabu (1/4).

Dalam video viral berdurasi selama 2 menit 32 detik di media sosial  tersebut, berisi tentng penganiayaan oleh sekelompok remaja terhadap korban,  Kesya  remaja wanita berusia 14 tahun, warga Argapura.

Dalam vidio yang dibagikan Rabu (1/4), sekira pukul 02:00 WIT dini hari tersebut.  lokasi kejadian di jalur antara GOR Trikora dan tembok FKM. Tampak seorang anak berbaju putih bercelana pendek dipukul secara bergantian oleh sekelompok orang.

Kendati korban sudah berteriak kesakitan lantaran dipukul secara bergantian oleh orang-orang yang lebih basar darinya, namun sekelompok orang tersebut tetap melakukan aksi pemukul secara bergantian.

Terkait dengan kejadian tersebut, korban an. Kesya didampingi oleh orang tuanya tadi pagi telah mendatangi Polda Papua untuk membuat laporan polisi. Setelah membuat laporan polisi penyidik mengarahkan korban untuk melakukan visum di Rumah Sakit.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan Laporan yang dibuat korban kami sudah terima dan sudah ditindaklanjuti, saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Papua masih melakukan penyelidikan terhadap para pelaku tersebut.

Para pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHPidana tentang Dimuka Umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Selain itu para pelaku juga akan dikenakan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” tandasnya

Polda Papua melalui Ditreskrimsus juga akan menyelidiki pelaku penyebar video pengeroyokan tersebut, kepada masyarakat agar tidak mudah terprofokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan di Papua khususnya di Kota Jayapura.

“Kepada warga kami minta  untuk berhenti menyebarkan video pengeroyokan tersebut dan turut menjaga suasana kondusif. Polda Papua melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus akan bertindak secara profesional untuk mengungkap para pelaku,” ujarnya. (redaksi)