July 29, 2021

Sekda Papua: Penembakan Kabinda Papua Tidak Berperikemanusiaan dan Terkutuk

Jayapura- Sekda Papua Dance Yulian Flassy mengutuk keras tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang menembak Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha.

Hal tersebut dikatakan Sekda Papua Dance Yulian Flassy, usai Rapat Koordinasi Pemprov Papua dan Forkopimda Papua terkait kasus penembakan Kabinda Papua di Kantor Gubernur Papua, Dok II, Jayapura, Senin (26/4/2021).

Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha gugur ditembak KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Minggu (25/4/2021) pukul 15.50 WIT.

Sekda menyebut kasus penembakan seorang TNI Bintang 1 adalah tindakan yang tak berprikemanusiaan.

“Hari ini kita semua berduka cita yang sangat mendalam atas berpulangnya putra bangsa, pahlawan bangsa seorang Kabinda Papua,” ungkapnya.

Ia berharap semua terus bekerja membangun rakyat, membantu kemitraan yang harmonis bersama TNI/Polri.

“Situasi di Papua tetap tenang, aman dan masyarakat jangan terprovokasi, karena negara sudah mengambil-alih persoalan ini. Kita tetap laksanakan pembangunan, agar masyarakat sejahtera,” terangnya.

Dikatakan, ia mewakili Pemprov Papua, untuk menghadiri upacara pemakaman Kabinda Papua di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Sekda Papua mengatakan, ia akan berangkat ke Jakarta, Senin (26/4/2021), sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada Kabinda Papua melalui keluarganya.

Jenasah Kabinda Papua dievakuasi dari Beoga ke Timika dengan Hellycopter Caracal, Senin (26/4/2021). Tiba di Timika pukul 07.30 WIT.

Selanjutnya jenasah diberangkatkan ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air, take off dari Timika pukul 12.55 WIT, tiba di Jakarta pukul 15.25 WIB.