ERUI  RP,-  Isak tanggis menyambut kedatangan Jenazah  Briptu Mesak Viktor Pulung anggota Brimob  Kompi-3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua Barat yang diduga menjadi korban penganiayaan Orang Tak Dikenal (OTK) di Base Camp PT.Wanagalang di Teluk Bintuni Papua Barat,  Rabu 15  April lalu

Jenazah  Briptu Mesak Viktor Pulung, tiba dirumah duka di Jalan Gajah Mada Serui, Kamis (16/4) dan  di sambut isak tangis keluarga, yang  tak menyangka anak mereka akan pulang dengan cara demikian,  yakni dalam keadaan terbujur kaku,

Jenazah Briptu Mesak Viktor Pulung  di terbangkan dari Teluk Bintuni dengan menggunakan pesawat carteran Susy Air, didampingi  istri Almarhum, Komandan Kompi-3 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Papua Barat Ipda  Frans  Eryanan bersama perwakilan Bhayangkari dan di hadiri pula oleh para sanak keluarga juga kerabat guna mengantar Almarhum Briptu Mesak Viktor Pulung yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Serui anggaran 2009 menuju rumahnya untuk di semayamkan.

Kedatangan Jenazah di Bandara Stevanus Rumbewas Kamanaf disambut  secara kedinasan oleh Perwira dan Anggota jajaran Polres Kepulauan Yapen dan personil Kodim 1709 Yawa  dipimpin langsung oleh Kapolres Kariawan Barus,S.Ik ,MH. dengan mematuhi prosedur penanganan Covid 19 yaitu dengan menyemprotkan cairan desinfektan kepada pendamping dan peti Jenazah  ketika  diturunkan dari atas pesawat.

Dansat Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Semmy Rony Thabaa, melalui Komandan Kompi-3 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Papua Barat Ipda  Frans Eryanan, mengungkapkan kejadian ini sebagai duka bagi Sat Brimob Polda Papua Barat dan sesuai perintah dari pimpinan untuk segera dapat mengungkap kasus ini.

“Kami akan berupaya untuk kasus ini di selidiki dengan baik dengan bekerja sama dengan tim reskrim teluk bintunu dan para anggotanya, anggota kami juga telah berada di beberapa lokasi kejadian untuk mencari keberadaan pelaku dari beberapa keterangan saksi-saks,” ujarnya

Dijelaskan  dari hasil keterangan saksi-saksi telah mendapatkan gambaran pelaku namun masih dalam penyelidikan lebih lanjut. “kita belum bisa pastikan, yang jelas keterangan yang di berikan terindikasi masyarakat kampung yang dekat dari lokasi, sedangkan jumlah pelaku belum bisa di pastikan jumlahnya namun lebih dari satu orang”.

Untuk diketahui  kejadian  yang merengkut nyawa Jenazah Briptu Mesak Viktor Pulung terjadi pada tanggal 15 April 2020 sekitar pukul 03.00 wit di Base Camp PT.Wanagalang di Teluk Bintuni,   almarhum merupakan suku Toraja, namun lahir dan dibesarkan di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, untuk pemakaman almarhum  menurut informasi akan di makamkan pada Sabtu 18  April 2020.(eb)