September 7, 2026

Radar Papua

Berita terkini yang terjadi di Papua dan sekitarnya

KADIN PAPUA DORONG PERTANIAN JAGUNG KEEROM MENJADI PENGGERAK EKONOMI MASYARAKAT

PAPUA — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Papua terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor produktif, salah satunya pertanian jagung yang saat ini dikembangkan bersama masyarakat dan petani di Kabupaten Keerom.

Wakil Ketua Umum KADIN Provinsi Papua, Khoirul Baqi, S.E., M.M., mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi Papua apabila dikelola secara serius, berkelanjutan, dan terhubung dengan dunia usaha.

Menurutnya, KADIN memiliki peran untuk membangun ekosistem usaha yang mempertemukan potensi masyarakat dengan dunia usaha, termasuk melalui dukungan, kemitraan, akses pasar, serta penguatan kapasitas pelaku ekonomi di daerah.

“KADIN tidak hanya berbicara tentang dunia usaha dalam konteks perusahaan, tetapi juga bagaimana potensi ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan terhubung dengan dunia usaha. Pertanian adalah salah satu sektor yang sangat strategis untuk kita kembangkan bersama,” ujar Khoirul Baqi.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Keerom, KADIN Papua juga telah memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat dalam rangka mendorong kegiatan pertanian dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses membangun kemandirian masyarakat, khususnya para petani, sehingga kegiatan pertanian tidak berhenti pada produksi semata, tetapi dapat berkembang menjadi sebuah rantai usaha yang memberikan nilai tambah.

Khoirul menegaskan, keberhasilan sektor pertanian membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, koperasi, pelaku usaha, masyarakat dan lembaga terkait perlu membangun sinergi agar potensi pertanian di Keerom dapat berkembang secara optimal.

“Yang paling penting adalah membangun kolaborasi. Petani memiliki lahan dan kemampuan produksi, koperasi dapat menjadi penggerak dan pengorganisasi, sementara dunia usaha dapat membantu membuka akses pasar dan menciptakan nilai tambah. KADIN ingin mengambil bagian dalam membangun mata rantai tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Keerom memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu kawasan pertanian produktif di Papua. Komoditas jagung, menurutnya, dapat menjadi salah satu pilihan yang dikembangkan secara lebih luas dengan memperhatikan produktivitas, kualitas hasil panen, kontinuitas produksi, serta kepastian pasar.

KADIN Papua berharap dukungan yang diberikan kepada masyarakat dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

“Kami ingin apa yang dilakukan hari ini bukan hanya menghasilkan panen, tetapi menghasilkan perubahan ekonomi bagi masyarakat. Ketika petani semakin produktif, maka perputaran ekonomi di daerah juga akan semakin kuat,” ungkap Khoirul.

Pengembangan pertanian jagung di Kabupaten Keerom menjadi gambaran bahwa pembangunan ekonomi Papua dapat dimulai dari potensi yang ada di masyarakat.

Dengan memperkuat petani, koperasi dan pelaku usaha lokal serta membangun konektivitas dengan dunia usaha, diharapkan lahir ekosistem ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

KADIN Papua berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi dan kemitraan, sehingga potensi ekonomi masyarakat Keerom tidak hanya menjadi potensi, tetapi mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi daerah.

Dari Keerom, ekonomi kerakyatan tumbuh. Dari kolaborasi, kesejahteraan masyarakat Papua dibangun.