October 18, 2026

Radar Papua

Berita terkini yang terjadi di Papua dan sekitarnya

Jajaki Kerja Sama Peralatan Pertanian Jagung Koperasi BMPC Gandeng Perusahaan Jepang

JAYAPURA — Koperasi Produsen Bina Mandiri Papua Cerah (BMPC) menjajaki kerja sama strategi dengan MastersHield Kaneko Sekiyute, perusahaan asal Jepang, dalam pengadaan dan pengembangan peralatan pertanian jagung untuk mendorong modernisasi pertanian di Tanah Papua.

Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung mekanisasi pertanian dari hulu hingga hilir, mulai dari pembukaan dan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen dan pascapanen. Pemanfaatan teknologi dan peralatan yang tepat sasaran dapat meningkatkan efisiensi kerja, menekan biaya operasional, serta meningkatkan produktivitas petani.

Presiden Direktur MastersHield Kaneko Sekiyute, Seichi Kasai, bersama Executive Officer Omi Akira, menyampaikan komitmen untuk mempersiapkan kunjungan ke Papua dalam rangka menjajaki kerja sama tersebut.

“Pangan adalah kekuatan utama suatu negara. Kami akan mengunjungi Pulau Papua dalam waktu dekat dan segera mempersiapkan diri untuk kunjungan kerja sama ini,” demikian pernyataan Seichi Kasai dan Omi Akira.

Seichi Kasai juga menyampaikan penghargaannya kepada Reindy dan Zaeni yang disebutnya sebagai teman sekaligus mitra yang mampu menjalankan tugas-tugas sulit dari perusahaan.

“Kami senang bisa kembali membangun kerja sama dengan mereka,” ungkap Seichi Kasai.

Bagi Koperasi BMPC, rencana kolaborasi ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas produksi pertanian jagung melalui dukungan teknologi, peralatan, serta pengembangan kemampuan teknis petani. Modernisasi peralatan yang dinilai penting agar pengelolaan lahan dapat dilakukan secara lebih efektif dan mampu menjangkau kawasan pertanian yang lebih luas.

Selain meningkatkan produktivitas, pengembangan pertanian jagung juga diharapkan membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat rantai pasok jagung untuk kebutuhan pangan maupun industri pakan ternak.

Dalam pelaksanaannya, pengembangan lahan tetap perlu memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku, melibatkan masyarakat setempat, serta menghormati hak ulayat, kearifan lokal, dan kesepakatan bersama pemegang hak atas tanah.

Melalui rencana kerja yang sama dengan perusahaan Jepang tersebut, Koperasi BMPC berharap pengembangan pertanian jagung di Papua tidak hanya fokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga membangun sistem pertanian yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan kemitraan teknologi antara Indonesia dan Jepang, sekaligus mendukung pemberdayaan petani lokal dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua.

Koperasi Produsen Bina Mandiri Papua Cerah dari Tanah Papua, untuk Kesejahteraan Bersama.