November 28, 2021

Dukungan Luar Negeri Untuk Papua Merdeka Sudah Tidak Relevan

RadarPapua, RP – Masyarakat global dan internasional lebih memikirkan kesejahteraan rakyat, perdamaian dunia, budaya,  kualitas pendidikkan dan kesehatan, hal ini disampaikan oleh ketua pemuda adat saireri II Nabire Ali Albert Kabiay.

Dalam releasenya Ali menyampaikan perjuangan-perjuangan papua merdeka yang mengatasnamakan pembebasan dan referendum itu sudah tidak relevan di masa saat ini, Senin 16/08/21.

“Jadi sudah tidak relevan lagi perjuangan – perjuangan yang mengatasnamakan pembebasan dan referendum di masa saat ini dan masa yang akan dating, karena yang kita perjuangkan saat ini dan kedepan kualitas Pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan rakyat, bukan perjuangan merdeka memisahkan diri dari NKRI, itu keliru,” terang Ali yang juga Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua.

Ali juga menyampaikan sekarang kelompok separatis di Papua kembali menggunakan payung gereja untuk bertindak mengatasnamakan rakyat dan Hak Asasi Manusia, bahkan pendeta dan hamba Tuhan pun turut  bermain – main dengan ayat – ayat bible dengan mempengaruhi Jemaatnya agar bertindak atas nama kemanusiaan menyalahkan negara, pemerintah, TNI dan Polri.

Padahal secara kasat mata ini merupakan pembodohan umat yang sedang terjadi di Papua yang dilakukan oleh orang-orang Papua itu sendiri.

Seharusnya para hamba – hamba Tuhan mengajarkan esensi kemerdekaan sejati di dalam Tuhan, yaitu kemerdekaan iman, kemerdekaan diri setiap individu untuk bisa menerima perbedaan, dan menyayangi semua umat tanpa membeda-bedakan status sosial, agama, warna kulit, rambut dan sebagainya.

Sehingga esensi dari kehidupan yang sebenarnya adalah menjadi warga negara Indonesia yang baik, warga negara yang selalu berpedoman pada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, bukan ideologi-ideologi lain yang diciptakan untuk pembodohan kepada rakyat.

Ali berpesan jadilah warga Negara yang baik, warga negara yang menghargai perbedaan  dan turut serta menciptakan kondisi positif dan kamtibmas yang baik di setiap wilayahnya.

Sampai hari ini Papua masih tetap mejadi wilayah Indonesia sesuai dengan aturan internasional, dan  aturan negara, tapi satu hal yang  terpenting yang perlu di ingat dan di renungkan lagi, bahwa   masuknya Papua ke dalam wilayah NKRI adalah maksud Tuhan.

Kalau Tuhan sudah merencanakan tidak ada siapapun atau kekuatan apapun yang dapat merubah hal tersebut.

Diakhir releasenya Ali menyampaikan Salam persaudaraan dari ufuk timur Indonesia.

Selamat ulang tahun Indonesiaku yang hebat ke – 76th

INDONESIA TANGGUH

INDONESIA TUMBUH