30/06/2022

KNPB Diduga Aktor Pembakaran Rumah dan Kios di Dogiyai

radarpapua.com – Sekelompok orang diketahui membuat kekacauan dengan mencoba membakar sebuah pasar di Kabupaten Dogiyai. Namun aksi yang berhasil digagalkan aparat keamanan tersebut justru berlanjut ketika gerombolan massa akhirnya membakar puluhan rumah dan kios yang dilaluinya di area kampung Ikebo, Kimiawi, dan Ekimani. (22/5)

Tokoh senior Papua dalam menanggapi peristiwa tersebut menyebutkan bahwa ada kemungkinan aksi berkaitan erat dengan pergolakan politik yang ramai terjadi. Franz Korwa mengatakan bahwa kelompok anti-pemerintah diduga kuat sebagai aktor utama dalam peristiwa yang sangat merugikan tersebut.

“Tidak mungkin terjadi tanpa sebab, apalagi sampai berani mengancam membakar pasar. Dogiyai sering dikenal dengan salah satu basis kuat organisasi KNPB yang punya rekam jejak buruk, mereka punya aksi yang sering melawan pemerintah yang berujung terjadinya gangguan kamtibmas,” ungkap Korwa.

Korwa menduga kuat bahwa KNPB sebagai kelompok yang cukup dominan di Dogiyai memiliki sangkut-pautnya dalam terjadinya aksi pembakaran rumah disertai ancaman terhadap ratusan warga lokal. Sebab diketahui bahwa sejumlah warga sampai harus mengungsi ke Polsek dan Koramil setempat.

“Yang menjadi perhatian tentu saja karena KNPB adalah organisasi yang cukup dominan di Dogiyai. Tentunya yang seperti ini sangat disayangkan, tidak salah jika peristiwa seperti itu sudah menciptakan rasa takut bagi masyarakat,” ujarnya.

Tuduhan terhadap KNPB dan sejumlah organisasi pro-separatisme dikatakannya semakin mengerucut sebab dalam peristiwa tersebut terjadi upaya penyerangan terhadap aparat keamanan. Diketahui juga terdapat dua korban anggota TNI yang terkena serangan panah dan batu.

“Kecurigaan kepada KNPB tentu semakin kuat ketika aparat yang menjadi korban, tidak ada alasan lain untuk melukai aparat keamanan kalau memang kelompok pro-separatisme yang bermain,” tambahnya.

Dirinya menegaskan bahwa aparat keamanan harus melakukan upaya tegas terkait penyelidikan sebagai langkah awal dalam penindakan terhadap pelaku kerusuhan. Dirinya mengapresiasi langkah yang dilakukan Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri yang telah mengirimkan personel tambahan untuk mengamankan wilayah.