November 27, 2021

Sesuai Prosedur, Demo KNPB Dianggap Upaya Provokasi Dibubarkan

Radarpapua, RP- Aksi demonstrasi oleh sekelompok orang di wilayah Kota Jayapura dianggap sebagai salah satu bentuk gerakan separatisme dan perlawanan terhadap kedaulatan negara.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok KNPB sebagai salah satu organisasi separatis tersebut dibubarkan karena tidak mengindahkan instruksi pihak Kepolisian.

“Kelompok ini sengaja menebar provokasi yang mengganggu situasi kamtibmas. Aksi yang dilakukan juga tanpa ada ijin pihak keamanan. Secara hukum itu sudah melanggar, bisa dikatakan ilegal,” ujar Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Gustav Urbinas.

Kapolres juga mengatakan jika demonstran telah melakukan aksi provokasi dan upaya perlawanan terhadap kepolisian. Selain ilegal, aksi yang dilakukan KNPB juga melawan instruksi terkait pencegahan persebaran Covid-19.

Dilain tempat, salah seorang tokoh pemuda kenamaan di Papua, Ali Kabiay menegaskan jika aksi KNPB selayaknya dibubarkan oleh aparat keamanan. Menurutnya aksi tersebut berpotensi menciptakan gangguan Kamtibmas yang akan berujung panjang, sebagai masyarakat kami mendukung penuh tindakan kepolisian melakukan pembubaran.

“Secara terang-terangan mereka ini mencoba melawan hukum, tidak ada dasar yang sesuai dalam tuntutan untuk membebaskan Victor Yeimo. Lebih pantas untuk dibubarkan, mengingat dampaknya nanti akan semakin merugikan jika terus dibiarkan,”

Ali Kabiay lantas menegaskan terkait aksi demonstrasi KNPB yang tidak mewakili aspirasi seluruh orang Papua. Dirinya menganggap jika aksi tersebut hanya upaya provokasi demi kepentingan KNPB sebagai salah satu organisasi separatis di Papua, dan tindakan yang dilakukan pihak keamanan sudah sesuai dengan prosedur.

“Tidak mewakili orang Papua secara umum, kami orang Papua tidak sibuk atas hal itu. Kami lebih memilih untuk bekerja, atau melakukan aktivitas yang lebih bernilai positif. Terlebih kasus Victor Yeimo sudah ditangani Kejaksaan, yang jelas, selesaikan saja secara hukum, bila perlu demi kedamaian dan kenyamanan pindahkan saja proses hukumnya ke luar Papua.”

Aksi unjuk rasa yang dilakukan organisasi separatis KNPB tersebut tidak mendapat perhatian khusus oleh masyarakat di Jayapura. Sebaliknya justru mereka mendukung aksi Kepolisian dalam membubarkan kegiatan yang merugikan tersebut.