November 28, 2021

Tokoh Pegubin Kutuk Lamek Taplo, Keberadaannya Harus Cepat Dibasmi

Radarpapua.id – RP. Intensitas aksi kekerasan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang telah meningkat. Melihat tak sedikitnya korban terus berjatuhan, menurut salah seorang tokoh setempat, Seni Uopdana menilai jika aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) harus segera diatasi. (4/10)

Uopdana dalam keterangannya mengatakan jika aksi-aksi biadab yang terus dilakukan oleh KKB tidak kunjung direspon cepat oleh aparat keamanan yang bertugas di Kabupaten Pegunungan Bintang, dirinya khawatir konflik akan terus meluas dan dampak yang ditimbulkan juga semakin besar.

“Saya sangat berduka dengan kabar akhir-akhir ini yang terjadi di Pegunungan Bintang. Memang kelompok bersenjata itu sudah membuat kacau situasi disini. Makanya saya berusaha membuka forum, dan meminta kepada aparat keamanan agar bisa segera bertindak,”

“Peristiwa hitam seperti sekarang ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena ada banyak nyawa yang akhirnya terancam. Saya takut kebiadaban KKB akan meluas,”

Uopdana juga menyebutkan jika keberadaan Lamek Alipki Taplo sebagai pemimpin gerakan separatis di wilayah Pegunungan Bintang telah meracuni moral dan pemikiran anak-anak muda. Lamek Taplo dianggap sudah memberi pengaruh buruk.

“Kerugian yang ditimbulkan dari kelompok separatis itu bukan hanya dari ancaman kekerasan, tapi dia dan kelompoknya juga akan merukan pikiran generasi penerus Papua terutama yang berada di Pegunungan Bintang,”

Atas dasar tersebut, Seni Uopdana tegas mengutuk keberadaan Lamek Alipki Taplo dan para kelompoknya. Dirinya mengatakan jika aksi yang dilakukan kelompok tersebut telah diluar batas nilai kemanusiaan dan melanggar ajaran adat dari para leluhur.

“Terkutuk Lamek Taplo bersama kelompoknya. Mereka sudah melakukan aksi biadab yang tak berperi kemanusiaan dan sudah melanggar adat leluhur. Tidak ada ampun baginya, kutukan itu akan segera datang,”