Jayapura, 9 Agustus 2026 — Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Jayapura kembali melaksanakan pengajian rutin sebagai wadah mempererat tali silaturahmi, ukhuwah Islamiah, serta kebersamaan antarwarga Minang yang berada di Kota Jayapura.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, bertempat di kediaman Bapak Alwi tersebut menghadirkan Ustaz Mukhlis sebagai penceramah dan diikuti sekitar 80 orang. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua IKM Kota Jayapura, Bapak Sosra Antoni, para Ninik Mamak dan Bundo Kanduang, pengurus IKM Kota Jayapura, serta warga Minang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua IKM Kota Jayapura, Sosra Antoni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dalam kegiatan pengajian rutin tersebut.
Ia berharap pengajian rutin dapat terus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan sesama warga Minang di Kota Jayapura.
“Semoga pengajian rutin ini selalu menjadi wadah silaturahmi kita sesama warga Minang di Kota Jayapura. Dari waktu ke waktu, jumlah warga yang hadir dan bergabung juga semakin banyak. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak lagi warga yang ikut-sama dalam kegiatan IKM,” ujarnya.
Selain kegiatan keagamaan, Sosra Antoni juga menyampaikan perkembangan kegiatan kepemudaan IKM Kota Jayapura. Menurutnya, kepengurusan pemuda IKM saat ini telah melakukan pembenahan dan mulai menjalankan sejumlah kegiatan, di antaranya olahraga futsal dan mini football.
Ia berharap kegiatan kepemudaan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi sarana positif bagi generasi muda, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di lingkungan internal IKM maupun dengan pihak eksternal.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Mukhlis mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiah sebagai sesama umat Nabi Muhammad SAW.
Ia mengingatkan agar umat Islam tidak saling bermusuhan dan selalu menjaga hubungan baik dengan sesama. Menurutnya, persaudaraan dan silaturahmi merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Ustaz Mukhlis juga memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan utang-piutang. Ia mengingatkan kepada setiap orang yang memiliki utang agar memiliki komitmen untuk melunasinya. Sementara bagi pihak yang memberikan pinjaman dan masih memberikan keringanan kepada orang yang berkolaborasi, hal tersebut merupakan bentuk kebaikan yang memiliki nilai pahala.
Dalam tausiyahnya, ia juga menyampaikan pentingnya penyelesaian permasalahan utang, bahkan mengingatkan bahwa seseorang yang meninggal dalam keadaan syahid tetap memiliki permasalahan yang harus diselesaikan apabila masih memiliki utang.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang membahas berbagai hal seputar upaya menjaga ukhuwah Islamiah, mempererat hubungan antarwarga, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Mukhlis. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan serta mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga Minang di Kota Jayapura.
Melalui kegiatan pengajian rutin tersebut, IKM Kota Jayapura diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, kebersamaan, serta peran positif warga Minang dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Jayapura.





More Stories
Max Abner Ohee: Dukung PSN untuk Kemajuan Papua, Masyarakat Diminta Tidak Mudah Terprovokasi
Kejaksaan Tinggi Papua Berdayakan Masyarakat Adat Melalui Pertanian, Kajati Tanam Cabai dan Jagung Bersama Petani di Keerom
BMP RI Serukan Penegakan Hukum yang Tegas atas Insiden Pembakaran Pesawat di Yahukimo