Jayapura – Pertanian dalam konteks ini tidak hanya berbicara mengenai benih, lahan dan hasil panen, tetapi juga mengenai bagaimana membangun manusia.
Ketika seorang petani mulai memahami administrasi, mengenal sistem perbankan, belajar mengelola modal, menghitung biaya produksi dan memahami pasar, maka sesungguhnya sedang terjadi perubahan besar dalam pola pikir masyarakat.
Dari pendekatan preventif dan humanis dalam menciptakan Kamtibmas dapat memperoleh ruang yang lebih kuat.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Koperasi Bina Mandiri Papua Cerah (BMPC) Zaeni Effendi saat ditemui di kantornya di jalan raya Sentani. Dirinya mengatakan bahwa selama menggalakan pertanian jagung di wilayah Papua khususnya di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, mereka dibantu dan didukung oleh AKP Sosra Antoni dari Polda Papua.
“Selama mendampingi kami, AKP Sosra Antoni selalu memberikan penjelasan bahwa dalam membangun pertanian di Papua yang perlu diperhatikan yaitu kita harus melihat bagaimana kearifan lokal yang ada di Papua dan tentunya edukasi yang lebih penting” ungkapnya.
Masyarakat tidak hanya diajak untuk menjaga keamanan, tetapi juga diberikan alasan untuk menjaga lingkungan tempat mereka hidup dan bekerja. Kesejahteraan menjadi salah satu fondasi terciptanya ketahanan sosial.
Upaya AKP Sosra Antoni tersebut sekaligus menampilkan bahwa tugas menjaga Kamtibmas dapat berjalan dengan agenda pemberdayaan masyarakat. Polisi hadir bukan hanya ketika persoalan muncul, namun juga sebelum persoalan terjadi, dengan membangun komunikasi, edukasi, kepercayaan dan kegiatan produktif bersama masyarakat.
Pertanian jagung pada akhirnya lebih dari sekadar komoditas.
Ia menjadi jembatan antara keamanan, kesejahteraan dan masa depan masyarakat Papua.
Sebab, ketika masyarakat memiliki pekerjaan, penghasilan, harapan dan ruang untuk berkembang, maka yang dibangun bukan hanya ketahanan pangan, tetapi juga ketahanan sosial dan Kamtibmas dari tingkat masyarakat.
Menjaga Papua bukan hanya dengan menjaga keamanannya, tetapi juga dengan memastikan masyarakatnya memiliki masa depan. Dan salah satu masa depan yang dapat tumbuh dari tanah Papua sendiri—melalui pertanian, kemandirian, dan masyarakat yang berdaya.
Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa masyarakat dalam hal ini para petani merasa senang dengan kehadiran polisi dalam memberikan edukasi dan pendampingan pertanian selama ini.





More Stories
Pertanian Jagung Jadi Jalan Membangun Kesejahteraan dan Kamtibmas di Papua
KADIN Kabupaten Jayapura Resmi Buka Pendaftaran Calon Ketua Periode 2026–2031
Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Papua Peduli Kasih, Hadir Bersama Anak-Anak Korban Kebakaran Dok V Jayapura