March 9, 2026

Radar Papua

Berita terkini yang terjadi di Papua dan sekitarnya

Beras Lokal Papua Bertajuk SOSRA, Panen Perdana Capai 5 Ton

Jayapura – Tokoh Papua, Bapak Emilianus Tikuk, secara resmi menyampaikan peluncuran beras lokal Papua bertajuk SOSRA (Solidaritas Sosial Rakyat) sebagai bentuk komitmen mendukung kemandirian pangan dan kesejahteraan petani lokal.

Dalam penyampaiannya, Emilianus Tikuk menegaskan bahwa beras SOSRA merupakan hasil olahan para petani lokal di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura. Produk ini lahir dari kerja keras dan semangat gotong royong para petani yang selama ini konsisten mengelola lahan pertanian demi memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua.

“Beras SOSRA ini adalah hasil karya dan keringat petani lokal Nimbokrang. Ini bukti bahwa tanah Papua subur dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya sendiri,” ujar Emilianus.

Ia menjelaskan, untuk panen perdana ini, produksi yang berhasil dikumpulkan mencapai 5 ton. Jumlah tersebut menjadi langkah awal yang optimistis dalam membangun ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Menurutnya, beras dengan bertajuk SOSRA (Solidaritas Sosial Rakyat) berawal dari kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat serta keinginan untuk menciptakan kemandirian pangan. Gerakan ini dibangun atas semangat solidaritas, di mana masyarakat saling mendukung, membeli, dan menggunakan produk lokal sebagai wujud kebersamaan dan cinta terhadap hasil bumi sendiri.

“Kita ingin masyarakat Papua dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan mengonsumsi beras hasil petani kita sendiri. Dengan begitu, roda ekonomi berputar di tanah kita sendiri,” tambahnya.

Beras SOSRA dipasarkan dengan harga Rp150.000 per karung ukuran 10 kilogram. Harga tersebut dinilai sepadan dengan kualitas beras lokal yang segar dan langsung berasal dari hasil panen petani Papua.

Peluncuran ini diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih besar dalam mendorong kemandirian pangan, memperkuat ekonomi rakyat, serta membangun solidaritas sosial di seluruh wilayah Papua.